Scroll Terus Tapi Capek? Ini Dampak Doomscrolling ke Otakmu

HMJ Dharmaduta – Banyak orang yang terus-menerus bermain media sosial untuk membaca informasi dan konten negatif. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah doomscrolling. Meskipun niat awalnya hanya untuk mencari informasi, tetapi konsumsi informasi negatif secara berlebihan ini bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mental maupun fisik. Lantas apa dampak dari doomscrolling pada otakmu yang membuat tubuh menjadi lelah, padahal hanya scroll sambil rebahan saja.

Apa yang Terjadi pada Otak saat Doomscrolling?

Secara sederhana, otak kita dirancang untuk mencari informasi. Tapi di era digital, informasi itu datang tanpa batas. Saat kamu terus-terusan scroll :

  • Otak melepaskan dopamin (hormon : “senang”) setiap menemukan hal baru
  • Tapi disaat yang sama, konten negatif memicu kecemasan dan stres
  • Akibatnya, otak masuk ke siklus : “penasaran – scroll – capek – tetap scroll”

Ini membuat kamu merasa “lelah tapi terus ketagihan untuk scroll“.

Dampak Doomscrolling bagi Kesehatan !

Ilustrasi (sumber : Schick, A. M.(2026).Merasakan dampak dari doomscrolling.sleep.me)

Kebiasaan ini kelihatannya sepele, tapi efeknya benar-benar nyata. Contohnya seperti :

  1. Overthinking & Cemas – Terlalu banyak informasi, terutama yang negatif bisa memicu kecemasan dan membuat pikiran sulit tenang karena terus-terusan memikirkan sesuatu yang tidak seharusnya dipikirkan.
  2. Gangguan Tidur – Scroll sebelum tidur bikin otak tetap “aktif”, sehingga kamu kesulitan untuk istirahat dengan baik.
  3. Fokus Menurun – Terlalu sering berpindah konten yang dilihat membuat otak mudah terjadi disktraksi yang begitu cepat.
  4. Kelelahan Mental – Walaupun cuma rebahan, otak tetap bekerja keras memproses informasi.

Cara Mengurangi Doomscrolling (Dengan Hal Yang Cukup Sederhana) :

Ilustrasi (sumber : Matiks.(2025).Me Time, tidak menggunakan hp 30 menit setelah bangun. medium.com)

Kita tidak harus langsung “detoks digital secara total“. Bisa dimulai dari hal yang realistis saja, seperti :

  • Atur batas waktu. Misalnya 30 menit per sesi scroll konten-konten.
  • Sadari trigger. Kamu scroll karena bosan, stres, atau kebiasaan?
  • Alihkan ke aktivitas lain. Jalan kaki, olahraga, ngobrol, atau journaling.
  • Coba terapkan mindfulness. Fokus ke momen positif yang dilakukan, bukan fokus pada hoaks atau konten yang berlebihan dan tidak memberikan manfaat.

Realita yang Perlu Kamu Sadari :

Kamu bukan “malas” atau “nggak produktif”. Terkadang, kamu cuma kelelahan secara mental karena terlalu banyak menerima informasi.

Doomscrolling bukan tentang kurangnya kontrol diri, tetapi tentang bagaimana dunia digital bekerja sesuai dengan tujuannya yang dirancang untuk membuatmu terus tertinggal.

Tidak semua hal harus kamu ketahui hari ini.

Tidak semua hal harus kamu konsumsi.

Terkadang, untuk menjaga kesehatan tidak harus terus menambah informasi baru, tetapi tetap bijak dalam memilah informasi yang perlu kita ketahui dan membatasi informasi yang tidak seharusnya kita ketahui.

Jadi, lain kali kamu harus sadar jika sudah scroll terlalu lama. Coba berhenti sejenak, tarik nafas, dan tanyakan ke diri sendiri : “Sebenarnya aku lagi butuh informasi atau lagi butuh istirahat?“



Eksplorasi konten lain dari HMJ Dharmaduta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca