HMJ Dharmaduta
-
Masa – Masa Jadi Mahasiswa : Antara Kebebasan, Tugas Numpuk, dan Mi Instan di Akhir Bulan

HMJ Dharmaduta ― Jujur ya, pas awal-awal resmi dapet KTM dan ikut Ospek, rasanya tuh kayak dapet tiket kebebasan. Nggak ada lagi aturan seragam ketat, bel masuk sekolah yang bikin panik, atau guru yang siap ngomel kalau lupa ngerjain PR. Di kampus, jadwal kuliah berasa lebih fleksibel, baju bebas asal sopan, dan kita bisa ngatur… Continue reading
-
Hoaks di Grup WhatsApp Keluarga: Siapa yang Bertanggung Jawab?

HMJ Dharmaduta – Perkembangan teknologi komunikasi membuat masyarakat semakin mudah memperoleh dan membagikan informasi, salah satunya melalui WhatsApp. Grup WhatsApp keluarga yang awalnya digunakan untuk menjalin komunikasi dan berbagi kabar kini juga dapat menjadi tempat beredarnya informasi yang belum tentu benar. Pesan berantai mengenai kesehatan, bantuan pemerintah, hingga isu sosial sering dibagikan tanpa memeriksa sumbernya… Continue reading
-
Terputusnya Percakapan : Ketika Ponsel Mengisi Hening dan Mengikis Kesempatan Berbicara.

HMJ Dharmaduta – Apakah kalian pernah melihat sekelompok orang berkumpul, duduk bersama di satu meja, tetapi sibuk dengan ponsel masing-masing? Tubuh mereka berada di lokasi yang sama, tetapi perhatian mereka mengembara entah ke mana. Dalam sebuah kumpulan, jeda pembicaraan merupakan hal yang wajar. Namun, tak jarang jeda tersebut diisi dengan membuka ponsel, membaca notifikasi, atau… Continue reading
-
Antara Realita dan Citra Diri : Menelisik Jebakan Gengsi di Era Modern

HMJ Dharmaduta — Di era serba visual seperti sekarang, standar keberhasilan seseorang sering kali diukur dari apa yang tampak di permukaan. Mulai dari pakaian bermerek, kebiasaan nongkrong di tempat mahal, kendaraan pribadi keluaran terbaru, hingga gaya hidup mewah yang terpampang rapi di ruang publik maupun media sosial. Fenomena gengsi sosial ini perlahan menggeser pola pikir… Continue reading
-
Menjalit Harmoni Keberagaman: Mengintip Keseharian dan Kegiatan Mahasiswa STABN Raden Wijaya Wonogiri

HMJ Dharmaduta – Kehidupan akademik dan organisasi di Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri menyajikan warna tersendiri bagi para mahasiswanya. Sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan Buddha negeri satu-satunya di Jawa Tengah, kampus ini menjadi ruang bertumbuh bagi ratusan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Para mahasiswa tidak hanya menempuh pendidikan… Continue reading
-
Wayang Kulit di Wonogiri: Warisan Budaya di Tengah Arus Modernisasi
Hmj Dharmaduta – Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, memiliki beragam kesenian tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakatnya. Salah satunya adalah wayang kulit, yaitu seni pertunjukan tradisional yang menggunakan tokoh-tokoh dari kulit yang dimainkan oleh seorang dalang. Wayang kulit bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga asarana penyampaian nilai moral, pendidikan, dan pesan kehidupan kepada… Continue reading
-
Reog Ponorogo, Warisan Budaya Indonesia yang Diakui UNESCO

Hmj Dharmaduta – Reog Ponorogo merupakan salah satu kesenian tradisional Indonesia yang berasal dari kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. kesenian ini memadukan pertunjukan tari, musik tradisional, kostum khas, dan properti berukuran besar yang disebut dadak merak. Properti tersebut dipakai oleh seorang pembarong yang membutuhkan keterampilan khusus dan kekuatan fisik yang memadai. Pertunjukan Reog Ponorogo juga menampilakan… Continue reading
-
Batik Wonogiren, Motif Retakan Khas Tirtomoyo yang Pernah Nyaris Hilang

HMJ Dharmaduta – Batik Wonogiren, batik khas Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dikenal lewat motif retakan yang disebut remakan atau remukan. Kreasi para perajin Tirtomoyo ini berperan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Namun, pada 1980–1990 usaha batik di Tirtomoyo pernah hampir punah. Corak retakan muncul ketika lilin batik mengeras lalu retak, dan proses pembuatan batik… Continue reading
