Pentingnya Pemanasan Sebelum Olahraga Untuk Mencegah Terjadinya Cedera

HMJ Dharmaduta – Pemanasan sebelum olahraga sangat penting untuk mengurangi terjadinya cedera, serta mengoptimalkan manfaat olahraga untuk kebugaran tubuh dan kesehatan. Oleh karena itu, manfaat pemanasan sebelum olahraga jangan disepelekan.

Pemanasang juga sangat berguna untuk mempersiapkan tubuh secara psikologis dan fisik. Banyak masyarakat yang belum mengetahui pentingnya pemanasan fisik sebelum olahraga untuk mencegah terjadinya cedera. Pemanasan fisik yang optimal baik dari durasi dan jenis gerakan, dapat meningkatkan penyesuaian jaringan lunak sebelum melakukan olahraga.

Salah satu penelitian menyimpulkan bahwa pemanasan fisik awal dapat menurunkan kejadian kram otot triceps surae, sementara penelitian lainnya menyatakan pemanasan yang mencangkupaktivitas aerobik ringan meningkatkan suplai oksigen ke otot, yang berkontribusi pada peningkatan daya tahan dan kinerja fisik selama olahraga.

sumber : Pinterest

Pemanasan merupakan salah satu bagian dasar dari program permulaan yang terdiri dari sekelompok aktifitas fisik yang dilakukan pada saat hendak melakukan latihan atau olahraga. Pemanasan yang efektif di mulai dari intensitas rendah ke menengah serta dalam waktu yang relatif lama. Waktu pemanasan hendaknya antara 20-30 menit atau bahkan lebih lama lagi dan diakhiri 5-10 menit untuk aktifitas pemanasan khusus. Namun demikian, waktu untuk pemanasan akan dipengaruhi oleh persiapan fisik, daya tahan tubuh dan suhu lingkungan. Suhu lingkungan akan berpengaruh terhadap waktu yang digunakan, intensitas dan waktu yang diperlukan sampai dia berkeringat. Keringat mungkin akan keluar setelah beberapa menit dari keadaan aktifitas yang tidak terputus.

Walaupun sudah banyak petunjuk-petunjuk umum maupun urutan-urutan tubuh yang dapat dipertimbangkan selama pemanasan, yang lebih penting adalah kecepatan pelaksanaanya harus lebih rendah dibandingkan dengan latihan inti atau pertandingan serta bentuk latihan harus khusus, artinya memiliki kesamaan dengan teknik yang akan ditampilkan. Pemanasan harus dimulai dengan berlari-lari pelan serta beberapa variasi (ke samping, ke belakang, tepat pada umumnya ke depan), yang dapat mempercepat sirkulasi darah, juga dapat memacu suhu tubuh meingkat lebih tinggi pada seluruh tubuh terutama pada otot.

Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan suhu tubuh, tidak hanya dilakukan secara aktif, tetapi juga dapat dilakukan secara pasif, seperti mandi air panas, kantung tidur panas, penyinaran intra-red secara elektris, secara kimiawi dan juga melalui pemijatan.

,


Eksplorasi konten lain dari HMJ Dharmaduta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca